Inovasi Teknologi Untuk Semua

Inovasi Teknologi Untuk Semua –  P erhelatan yang digelar pada 13 Juni sampai dengan 31 Oktober 2015 itu akan mempertandingkan tiga katagori. Bagi yang mahir membangun software, bisa ikut katagori Apps. Tapi jika hanya ingin me- nyumbang ide pun tak masalah, ikut saja di katagori Ideas. Katagori khusus yang dibuka Indosat kali ini adalah untuk Remaja dan Anak-anak. Nah, baik aplikasi atau ide yang didaftarkan ke indosat.com/ iwic mesti dimasukkan dalam empat sub-katagori berikut; Communications, Lifestyle & Education; Multimedia & Games; Utility (tools, security, ideas/apps for disability); dan sub-katagori baru Women. Sub-katagori Women ini tidak terbatas bagi para pengembang software wanita saja, tapi juga terbuka bagi mereka yang ingin membangun apps khusus yang diperuntukkan bagi kepentingan kaum hawa.

Katagori Pelajar Untuk katagori khusus Anak dan Remaja, Indosat mendorong kaum pelajar untuk ikut berinovasi. Mereka bisa menyumbang proposal idenya atau bahkan mendaftarkan aplikasi buatan sendiri. Division Head Public Relations Indosat, Adrian Prasanto menyebutkan bahwa dimasukkannya katagori khusus yang melibatkan pelajar SD hingga SMA ini karena Indosat menilai saat ini di kalangan pelajar sudah populer pelajaran untuk membangun aplikasi. “Banyak sekolah yang sudah memberikan materi pelajaran membuat aplikasi mobile,” terangnya saat dihubungi CHIP. Untuk itu ia merasa yakin, katagori khusus ini pun akan menyedot banyak peserta. SDN Menteng 01 adalah sekolah pertama yang didatangi pada IWIC 9 kali ini. Ternyata, antusiasme siswa kelas 6 dan perwakilan murid berprestasi kelas 5 sangat besar.

Dalam presentasinya, Manager CSR Indosat, Anastasia Budiman, menjelaskan mengenai IWIC 9 dan bagaimana membuat proposal untuk didaftarkan dalam kompetisi ini. Setelah disuguhi video tutorial untuk membuat proposal IWIC yang baik, para siswa SDN Menteng 01 ini lantaas diajak untuk membuat grup. Satu grup terdiri dari tiga orang dan mereka akan membuat proposal ide yang nantinya akan dilombakan dalam kompetisi IWIC. Dalam 30 menit terkumpul 22 ide dari masing-masing kelompok. Tiga kelompok pertama yang telah mendaftarkan ide mereka di situs IWIC Indosat mendapat kesempatan mempresentasikan idenya. Bagi ide yang terpilih, Indosat menyediakan hadiah langsung yang sangat menarik, berupa smartphone, powerbank, voucher pulsa dan hadiah menarik lainnya. Craftyschool, Phone+, dan Playstudi merupakan tiga aplikasi yang dipresentasikan.

Pemilik Pabrik Kain Spunbond Menjadi Sponsor Petani Menghadapi Hama Wereng

Pemilik Pabrik Kain Spunbond Menjadi Sponsor Petani Menghadapi Hama Wereng – T ahun ini pemerintah meminta petani padi, khususnya yang lahannya beririgasi, meningkat – kan indeks pertanaman (IP) menjadi 300%. Artinya, petani dianjurkan menanam padi tiga kali setahun. Na – mun, perubahan pola tanam ini disertai tidak serempaknya pe – nanaman sehingga mendatang kan musibah mele dak nya serangan we – reng batang cokelat (WBC) di mana-mana. Sogol Samsul (57 tahun), peta ni di Dusun Tani B, Desa Sido dadi Ramunia, Kec. Beringin, Kab. Deli Serdang, Sumut, meng ung kapkan hal tersebut. “Se rang an wereng baru tahun ini meledak.

Biasanya ada, tetapi ter kendali. Jadi, terjadi – nya le dak an hama wereng karena ta nam nggak se rentak sehingga yang panen du luan hama we reng – nya migrasi ke tempat yang baru tanam. Siklus hama itu nggak terputus, sambung menyambung pindah me nye rang ke tanaman yang muda,” ujarnya ketika dikonfirmasi. Namun Ketua Kelompok Tani Sejah – tera tersebut bersyukur, tanaman padi miliknya dan kelompoknya selamat dari serbuan WBC musim ini. “Bisa dibilang dari 400 ha milik kelompok, 90% bisa panen,” cetus Sogol, pemilik lahan 0,5 ha ini.

Apa rahasianya? Sekolah Lapang dan Produk Kesuksesan pengendalian wereng, menurut Sogol, berkat Sekolah La – pang Agricon (SLA) yang digelar di Desa Sidodadi Ramunia untuk para petani pada Mei 2017. Petani diajak mengelola tanaman padinya dengan benar termasuk dalam mengendalikan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) utama padi, yaitu WBC. Jadi, walaupun ada yang mati, hitung – annya masih sedikit. Sampai saat ini padi untuk Kec. Beringin, khususnya Desa Sidodadi, aman terkendali,” tandas putra Jawa kelahiran Sumatera ini. Petani di sana menanam varietas In – pari 32 dan menerapkan budidaya Sys – tem of Rice Intensification (SRI) de – ngan sistem tanam jajar lowo 4:1. Di sekeliling pertanaman padi, mereka ta – nami bunga pukul delapan (refugia) se ba gai tempat berkembangnya musuh alami wereng.

Terkait pengendalian wereng, “Lang – kah utama yang kami lakukan adalah pengamatan di lapangan, apakah vertikal, horisontal, atau diagonal. Setelah kita amati, hama apa yang menyerang lalu kita putuskan mengendalikan,” terangnya. Sogol dan rekan-rekan pe – taninya mengamati pertanaman milik 11 anggota kelompok tani yang ada di desanya. Dosis dan Cara Untuk mengendalikan wereng, So gol dan petani lain menuruti rekomendasi PT Agricon menggunakan insektisida Tenchu 20 SG. Dosis nya, “Satu sachet 25 g dilarutkan da – lam satu tangki air berisi 14 li ter untuk luasan satu rante (400 m2),” tutur lelaki yang bertani sedari muda ini. Keunggulan Tenchu 20 SG di – bandingkan insektisida pengendali wereng lain, menurut Sogol, adalah dapat mengendalikan se – cara tuntas. Kerjanya secara kontak dan sistemik (racun lambung). Jadi, “Wereng yang tersemprot langsung 5 menit mati. Tapi yang nggak kena, 3-4 hari akan mati juga,” katanya.

Agar tepat mengenai sasaran, me nurut petani modern tersebut, nozel semprot diturunkan ke ba – wah sampai 10-15 cm di atas permukaan tanah antara air dan rum – pun padi. Alasannya, wereng menyerang di batang bagian bawah tanaman padi. Dengan cara-cara itu, serangan wereng yang merebak saat umur 60 hari ketika malai mulai keluar bisa ditekan. Karena serangan terjadi lagi, umur 75 hari apli – kasi Tenchu 20 SG kembali dilakukan. Dia berharap, padinya yang kini sudah mulai menguning bisa dipanen setelah perayaan kemerdekaan RI nanti.

Penyebab Anyang-anyangan Dan Cara Mengatasinya

Begini Cara mengatasi Anyang Anyangan

• Minum air mineral yang cukup setiap harinya, minimal 3 liter setiap harinya.

• Jangan menunda membuang air kecil, usahakan untuk buang kecil langsung saat muncul keinginan untuk buang air kecil.

• Buang air kecil sesudah melakukan hubungan intim

• Membersihkan kelamin setelah buang air, untuk wanita bersihkan dari depan kebelkang, bukan sebaliknya dari belakang kedepan, kemudian mengeringkanya dengan tisu atau kain kering yang bersih, karena bakteri lebih cepat berkembang pada area yang lembab.

Sudah cukup jelas bagaimana infeksi saluran kemih menjadi akibat adanya bakteri E Coli.

Sekarang simak bagaimana cara mengatasi anyang-anyangan dengan bahan alami dan juga dengan obat dari apotik.

1. Dengan Bahan Alami

Untuk anda yang lebih mengandalkan pengobatan herbal daripada pengobatan dengan obat dari apotik, mungkin dikarenakan alergi pada obat atau hal lainnya, anda bisa coba dengan bahan alami berikut.

• Daun Kumis Kucing

Pengobatan herbal dengan daun kumis kucing cukup populer di Indonesia, salah satunya dalam pengobatan gejala anyang-anyangan. Caranya cukup mudah: ambil beberapa helai daun kumis kucing bersihkan lalu keringkan.

Setelah daun kumis kucing mengering, rebuslah pada air mendidih kemudian saring dan minumlah setelah dingin, atau jika anda tidak tahan dengan rasa pahit bisa juga dicampurkan gula jawa secukupnya.

• Daun Sirih

Daun sirih cukup dikenal sebagai anti bakteri, dan bisa juga untuk pengobatan gejala anyang-anyangan, caranya cuci daun sirih kemudia rebus.

Air rebusan dari daun sirih gunakan untuk memebersihkan alat kelamin anda atau berendamlah dengan air rebusan daun sirih, dan lebih maksimal hasilnya jika air rebusan daun sirih masih dalam kondisi hangat.

Selain membunuh bakteri pada alat kelamin, juga berfungsi mencegah munculnya kembali bakteri, dan juga menyembuhkan luka akibat anyang-anyangan.

• Apel dan Cuka Apel

Buah apel cukup mudah untuk anda temui, selain kandungan vitaminnya yang tinggi ternyata juga bisa membantu menyembuhkan gejala anyang-anyangan. Cukup konsumsi apel setiap harinya, atau juga bisa dengan mengonsumsi cuka apel.

Cuka apel bisa dikonsumsi langsung tanpa campuran apapun, minimal satu sendok setiap harinya, atau bisa dicampur dengan madu.

• Jeruk nipis

Jeruk nipis yang kaya akan kandungan anti-bakteri dan juga vitamin C cukup ampuh dalam penyembuhan anyang-anyangan.

Peras beberapa buah jeruk nipis, kemudian seduh dengan air panas, konsumsi setealh dingin.

Jika ingin menambahkan gula untuk mengurangi rasa asam juga bisa, campurkan dengan gula secukupnya dan konsumsi, untuk hasil yang maksimal minum satu gelas setiap harinya.