Akibat Anak Terlalu di Manja dan Tidak Kursus Bahasa Inggris

Akibat Anak Terlalu di Manja dan Tidak Kursus Bahasa InggrisDirangkum dari situs parents.com, brightside.com dan newkidscenter.com inilah sejumlah akibat bila anak terlalu dimanja dan diberi fasilitas berlebihan;

1. AnAk tidAk mAndiri. Anak merasa bahwa segala sesuatu bisa dipenuhi oleh orangtua, sehingga ia cenderung bergantung pada orangtua tanpa mau belajar mandiri.

2. kurAng inisiAtif dAn kurAng kreAtif. Karena semuanya sudah tersedia dan kerap dituntun, anak tidak mampu berpikir tentang ide-ide lain, anak juga cenderung tidak dinamis.

3. Cenderung tidAk bertAnggung jAwAb. Memanjakan anak secara berlebih berarti mengajari anak kurang bertanggung jawab karena segala sesuatunya hanya mengandalkan orangtua.

4. tidAk disiplin dengAn wAktu. Jika segala sesuatu dituruti, bahkan cenderung membiarkan anak berlaku sesukanya asalkan anak senang, sama saja Mama Papa telah mencetak anak yang tidak bisa mengatur waktu dan disiplin pada tugas.

5. sulit bertemAn. Tidak ada anak yang senang berteman dengan anak manja, karena biasanya anak jenis ini egois dan mau seenaknya sendiri. Akibatnya, dia juga akan kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan luar.

6. mudAh putus AsA dAn Cenderung pemArAh. . Akibatnya ia cenderung frustasi, mudah menyerah, tetapi juga mudah marah bila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan ekspektasinya. Sifat pemarah seperi ini juga akan memengaruhi dalam kehidupan di luar rumah, baik tetangga, teman, maupun guru.

7. egois. Mengapa demikian ? karena ia selalu ingin diperhatikan, disayangi, dan keinginannya harus dipenuhi tanpa memandang kepentingan orang lain.

8. Tidak dewasa. Pendidikan yang diberikan orangtua kepada anak sangat memengaruhi kehidupan anak kelak saat ia dewasa. Anak yang dimanja sejak kecil, enggan beranjak pola pikirnya. Maunya selalu dimanja dan dituntun. Akibatnya ia akan selalu tampak kekanak-kanakan.

9. Cenderung berbuAt kriminAl. Salah satu faktor penyebab kenakalan masa remaja adalah pemanjaan yang diberikan orangtua. Jika di dalam rumah ia berbuat sesuai keinginan, maka di luar rumah pun ia berpikir bebas melakukan hal yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *